Prestasi Literasi
Peningkatan minat baca dan kemampuan numerasi siswa, terlihat dari keaktifan mengikuti kegiatan literasi dan hasil asesmen pembelajaran.
Di Program Literasi Digital ini, pengunjung dapat menikmati petualangan membaca karya-karya para siswa dan guru kami. Berbentuk blog atau buku, Anda bebas memilihnya semaumu. Di sini, kami juga kerap membagikan kegiatan-kegiatan literasi yang akan dan telah kami selenggarakan. Baik internal, lokal, maupun nasional, senantiasa kami bagikan.
Visi
“Terwujudnya budaya sekolah yang cakap membaca, berhitung, dan bijak berteknologi.”
Misi

Peningkatan minat baca dan kemampuan numerasi siswa, terlihat dari keaktifan mengikuti kegiatan literasi dan hasil asesmen pembelajaran.

Sekolah seharusnya menjadi rumah kedua bagi setiap anak—tempat mereka merasa diterima, dihargai, dan dicintai. Namun, dalam realitas yang tidak dapat kita pungkiri, praktik bullying atau perundungan masih kerap terjadi, bahkan pada jenjang sekolah dasar.
Membangun Sekolah Ramah Anak (SRA) bukan hanya sebuah program, melainkan kebutuhan mendesak untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan penuh kasih sayang.
Sekolah Ramah Anak menjamin pemenuhan hak anak untuk belajar dan berkembang, melindungi dari kekerasan dan diskriminasi, serta menghargai partisipasi aktif siswa. Pencegahan bullying dilakukan melalui pendidikan karakter, aturan anti-bullying yang jelas, komunikasi terbuka, kolaborasi dengan orang tua, dan pemberdayaan siswa sebagai agen perubahan.
Guru berperan penting sebagai teladan dan fasilitator yang peka terhadap kebutuhan emosional siswa. Dengan budaya sekolah yang penuh kasih dan lingkungan yang mendukung, sekolah dapat menjadi tempat tumbuhnya generasi berempati, berintegritas, dan siap hidup damai dalam keberagaman.

Bullying adalah tindakan menyakiti orang lain secara sengaja, baik secara fisik maupun dengan kata-kata yang menyerang perasaan. Tindakan ini bisa terjadi di mana saja, termasuk di sekolah, tempat bermain, atau bahkan di dunia internet.
Kasus bullying di sekolah Indonesia terus meningkat dan menjadi masalah serius yang perlu dipahami serta dicegah bersama.
Bullying dapat berbentuk fisik, verbal, mental, maupun cyberbullying, dan semuanya memiliki dampak yang berbahaya bagi korban—baik secara fisik, emosional, maupun sosial.
Untuk mencegahnya, diperlukan kerja sama antara siswa, guru, dan orang tua melalui pendidikan karakter, penggunaan teknologi yang bijak, serta penerapan peraturan sekolah yang tegas.
Dengan saling menghargai dan menanamkan kasih sayang, lingkungan sekolah dapat menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi semua siswa.
Buku Antologi Puisi Siswa Judul: Satu Warna Dibalik Pelangi Bangsa Isi: Kumpulan puisi karya siswa dari berbagai jenjang kelas dengan tema Kebhinekaan Tahun Terbit: masih dalam proses penerbitan buku Keterangan: Buku ini merupakan hasil program literasi baca tulis dan lomba menulis puisi sekolah.