
Membangun Sekolah Ramah Anak: Upaya Preventif Mengatasi Bullying
Sekolah seharusnya menjadi rumah kedua bagi setiap anak—tempat mereka merasa diterima, dihargai, dan dicintai. Namun, dalam realitas yang tidak dapat kita pungkiri, praktik bullying atau perundungan masih kerap terjadi, bahkan pada jenjang sekolah dasar.
Membangun Sekolah Ramah Anak (SRA) bukan hanya sebuah program, melainkan kebutuhan mendesak untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan penuh kasih sayang.
Sekolah Ramah Anak menjamin pemenuhan hak anak untuk belajar dan berkembang, melindungi dari kekerasan dan diskriminasi, serta menghargai partisipasi aktif siswa. Pencegahan bullying dilakukan melalui pendidikan karakter, aturan anti-bullying yang jelas, komunikasi terbuka, kolaborasi dengan orang tua, dan pemberdayaan siswa sebagai agen perubahan.
Guru berperan penting sebagai teladan dan fasilitator yang peka terhadap kebutuhan emosional siswa. Dengan budaya sekolah yang penuh kasih dan lingkungan yang mendukung, sekolah dapat menjadi tempat tumbuhnya generasi berempati, berintegritas, dan siap hidup damai dalam keberagaman.
