Program Literasi
  1. Gerakan Literasi Sekolah (GLS)
    Keterangan: Program literasi wajib di banyak sekolah Indonesia yang fokus pada penguatan budaya membaca. Siswa melaksanakan kegiatan membaca buku/teks setiap hari selama 15 menit di awal pembelajaran, kemudian berdiskusi singkat tentang isi bahan bacaan.
    Tujuan: Meningkatkan minat baca, pemahaman teks, dan keterampilan berbicara.
  2. Festival Literasi: Literasi Baca & Tulis Puisi
    Keterangan: Kompetisi menulis puisi bagi siswa di semua tingkat kelas. Setiap peserta membuat puisi original berdasarkan tema tertentu (misalnya pendidikan, lingkungan, keberagaman). Naskah puisi dinilai oleh juri guru bahasa Indonesia.
    Tujuan: Menguatkan keterampilan membaca pemahaman sekaligus kemampuan menulis kreatif.
  3. Literasi Digital
    Keterangan: Program literasi terkait penggunaan teknologi informasi, berita, media sosial, keamanan digital, dan penilaian sumber secara kritis.
    Tujuan: Membekali siswa dengan kemampuan literasi media dan digital di era modern.
  4. Literasi Numerasi Harian (15 Menit Berhitung)
    Keterangan:
    Kegiatan pembiasaan berhitung selama 15 menit sebelum pembelajaran dimulai. Siswa mengerjakan soal kontekstual sederhana seperti operasi hitung, pengukuran, atau pola bilangan sesuai jenjang kelas.
    Tujuan:Melatih ketepatan, kecepatan berpikir logis, dan kebiasaan menggunakan matematika dalam kehidupan sehari-hari.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait